4 Hal dari Aksi Bareskrim Berantas Narkoba di Aceh hingga Kaltim”

1. Penggagalan Penyelundupan 50 Kg Sabu di Balikpapan

Pada 3 Mei 2025, Bareskrim Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 50 kilogram sabu di Balikpapan, Kaltim. Barang haram tersebut disamarkan dalam 50 bungkus teh China berwarna kuning dan ditemukan di bagasi belakang mobil Toyota Avanza hitam. Dua tersangka, R (56) dan N (47), ditangkap di lokasi kejadian. Sabu tersebut rencananya akan disimpan sementara sebelum diedarkan lebih lanjut.


2. Penangkapan Pengedar Narkoba di Aceh Timur

Bareskrim Polri juga menangkap seorang pengedar narkoba berinisial S di Jalan Medan-Banda Aceh, Seumatang Keude, Aceh Timur. Sebelumnya, terjadi kejar-kejaran antara polisi dan tersangka yang membuang barang bukti sabu ke jalan. Polisi berhasil mengamankan 18 bungkus sabu dengan berat bruto 19,36 kg dan netto 18,54 kg.


3. Pengungkapan Jaringan Narkoba Internasional di Aceh

Pada Februari 2025, Bareskrim Polri bersama Polda Aceh dan Bea Cukai menangkap empat warga Aceh yang merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional. Mereka diamankan di Pantai Ujong Blang, Lhokseumawe, dengan barang bukti 135 kg sabu yang berasal dari Thailand. Sabu tersebut rencananya akan diedarkan ke kota-kota besar seperti Medan dan Jakarta.


4. Pengungkapan 35,9 Kg Sabu dan 500 Gram Ganja di Kaltim

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika di Samarinda dan Balikpapan. Sebanyak delapan orang ditetapkan sebagai tersangka, dan polisi menyita 35,9 kg sabu serta 500 gram ganja. Barang bukti tersebut berasal dari berbagai wilayah, termasuk Malinau (Kaltara), Padang (Sumbar), Pontianak (Kalbar), dan Medan (Sumut). Sebagian besar narkoba tersebut rencananya akan diedarkan di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.


Langkah-langkah Bareskrim Polri ini menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di wilayah Aceh dan Kalimantan Timur. Operasi yang dilakukan tidak hanya menargetkan pelaku di lapangan, tetapi juga berupaya mengungkap jaringan dan sindikat yang lebih besar di balik peredaran narkotika.

Related Posts

Oknum TNI Tembak Mati Pria Mabuk Gegara Bahayakan dan Lukai 2 Warga

Sebuah insiden tragis terjadi melibatkan seorang oknum anggota TNI yang menembak mati seorang pria dalam kondisi mabuk setelah diduga membahayakan warga sekitar dan melukai dua orang. Peristiwa ini memicu perhatian…

Pasutri Viral Bawa Kabur Makanan Bikin Resto di Kemang Rugi Rp 500 Ribu

Jakarta – Kasus pasangan suami istri (pasutri) yang membawa kabur makanan dari sebuah restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, tengah menjadi sorotan publik. Aksi keduanya terekam kamera pengawas dan viral…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *