Pendaki Wanita Asal Belanda Jatuh di Gunung Rinjani, Helikopter Dikerahkan

Lombok, 17 Juli 2025 — Gunung Rinjani kembali menjadi sorotan setelah seorang pendaki wanita asal Belanda mengalami kecelakaan saat mendaki. Kejadian ini terjadi di jalur pendakian Sembalun, salah satu rute favorit wisatawan yang ingin menaklukkan gunung tertinggi kedua di Indonesia itu.

Pendaki wanita yang belum disebutkan identitasnya secara resmi tersebut dilaporkan terpeleset saat menuruni jalur curam di ketinggian sekitar 2.700 meter di atas permukaan laut. Menurut informasi dari Tim SAR Lombok Timur, korban mengalami luka cukup serius di bagian kaki dan kesulitan bergerak, sehingga tidak memungkinkan dilakukan evakuasi secara manual.

Misi Evakuasi Udara yang Menegangkan

Mengingat medan yang sulit dan kondisi korban yang tak bisa berjalan, tim penyelamat memutuskan untuk mengerahkan helikopter untuk evakuasi udara. Proses evakuasi dilaksanakan pada pagi hari demi menghindari kabut tebal dan angin kencang yang biasa terjadi siang hingga sore.

“Tim kami bersama Basarnas dan pihak taman nasional telah mengoordinasikan evakuasi dengan helikopter. Saat ini korban berhasil diangkat dan sudah dalam penanganan medis,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Made Junetra.

Helikopter dikerahkan dari Bandara Internasional Lombok dan berhasil mendarat darurat di area datar sekitar Pelawangan Sembalun. Operasi evakuasi berlangsung cepat dan efisien berkat kerjasama lintas instansi.

Daya Tarik dan Bahaya Gunung Rinjani

Gunung Rinjani memang menawarkan pemandangan yang spektakuler. Dengan danau kawah Segara Anak, padang savana, dan puncak ikoniknya, gunung ini menjadi magnet wisatawan lokal dan mancanegara. Namun, pendakian Rinjani juga bukan tanpa risiko.

Cuaca yang tak menentu, jalur menanjak curam, dan keterbatasan sinyal komunikasi sering menjadi tantangan tersendiri. Pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) pun selalu mengingatkan para pendaki untuk mempersiapkan fisik dan perlengkapan dengan matang sebelum memulai perjalanan.

Tanggapan dari Kedutaan Belanda

Kedutaan Besar Belanda di Jakarta telah mendapatkan laporan resmi dan menyampaikan rasa terima kasih atas upaya penyelamatan yang dilakukan oleh otoritas Indonesia. “Kami mengapresiasi profesionalitas dan kecepatan respon dari tim SAR Indonesia,” ungkap pernyataan resmi Kedutaan Belanda.

Kondisi Korban Stabil

Korban telah dievakuasi ke rumah sakit di Mataram dan menjalani perawatan lebih lanjut. Tim dokter menyatakan bahwa kondisinya stabil dan akan pulih sepenuhnya dalam beberapa pekan ke depan.

Related Posts

Oknum TNI Tembak Mati Pria Mabuk Gegara Bahayakan dan Lukai 2 Warga

Sebuah insiden tragis terjadi melibatkan seorang oknum anggota TNI yang menembak mati seorang pria dalam kondisi mabuk setelah diduga membahayakan warga sekitar dan melukai dua orang. Peristiwa ini memicu perhatian…

Pasutri Viral Bawa Kabur Makanan Bikin Resto di Kemang Rugi Rp 500 Ribu

Jakarta – Kasus pasangan suami istri (pasutri) yang membawa kabur makanan dari sebuah restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, tengah menjadi sorotan publik. Aksi keduanya terekam kamera pengawas dan viral…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *