Semarang, 23 Juli 2025 — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri mengajak seluruh komunitas otomotif di Jawa Tengah untuk menjadi pelopor tertib berlalu lintas. Ajakan ini disampaikan dalam rangka mendukung visi besar Indonesia Emas 2045 yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul dan budaya tertib hukum, termasuk di jalan raya.
Dalam acara “Ngobrol Bareng Komunitas Otomotif” yang digelar di Semarang, Kakorlantas menekankan pentingnya peran komunitas dalam menjadi agen perubahan di jalan. “Komunitas otomotif bukan hanya berkumpul untuk hobi, tapi juga bisa jadi ujung tombak keselamatan berlalu lintas. Mari kita mulai dari hal kecil: pakai helm, sabuk pengaman, dan taat rambu,” ujar beliau.
Menurut data Korlantas, pelanggaran lalu lintas masih menjadi penyumbang utama kecelakaan di Indonesia. Angka kecelakaan tertinggi terjadi akibat pelanggaran kecepatan, menerobos lampu merah, dan tidak menggunakan alat keselamatan.
“Jika komunitas bisa tertib, maka masyarakat umum juga akan mengikuti. Ini soal budaya. Budaya tertib bisa dimulai dari komunitas-komunitas yang punya pengaruh kuat,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi edukasi keselamatan berkendara, pelatihan defensive driving, dan pembagian helm SNI secara gratis. Kakorlantas juga mengapresiasi sejumlah komunitas otomotif di Jateng yang telah aktif dalam kegiatan sosial seperti donor darah, bakti lingkungan, hingga konvoi tertib.
Dengan semangat gotong royong, Kakorlantas optimis bahwa perubahan positif di jalan raya bisa dicapai. Ia menutup acara dengan harapan besar, “Tertib berlalu lintas bukan sekadar aturan, tapi cerminan karakter bangsa. Mari kita wujudkan lalu lintas yang aman demi Indonesia Emas 2045.”
Oknum TNI Tembak Mati Pria Mabuk Gegara Bahayakan dan Lukai 2 Warga
Sebuah insiden tragis terjadi melibatkan seorang oknum anggota TNI yang menembak mati seorang pria dalam kondisi mabuk setelah diduga membahayakan warga sekitar dan melukai dua orang. Peristiwa ini memicu perhatian…
Pasutri Viral Bawa Kabur Makanan Bikin Resto di Kemang Rugi Rp 500 Ribu
Jakarta – Kasus pasangan suami istri (pasutri) yang membawa kabur makanan dari sebuah restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, tengah menjadi sorotan publik. Aksi keduanya terekam kamera pengawas dan viral…





